1. Struktur Atom
Perkembangan :
1) Model Atom John Dalton
- Atom digambarkan sebagai bola pejal kecil
- Atom dapat bergabung satu sama lain membentuk molekul
- Atom suatu unsur adalah permanen, tidak dapat diciptakan, diuraikan, dan dimusnahkan.
- Kelemahan : Tidak dapat menerangkan mengapa larutan dapat menghantarkan listrik, karena bola pejal
tidak mungkin menghantarkan listrik
2) Model Atom Thompson
- Elektron tersebar dalam bola bermuatan positif (digambarkan seperti roti kismis)
- Kelemahan : Tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam atom.
3) Model Atom Rutherford
- Inti positif (proton) berada di pusat atom dan dikelilingi elektron yang mengitarinya.
- Kelemahan : Elektron yang mengitari proton akan jatuh ke inti atom akibat gaya tarik menarik antara
elektron dan proton
4) Model Atom Niels Bohr
- Inti atom bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron
- Elektron mengelilingi proton dalam lintasan tertentu (n)
- Elektron hanya dapat berpindah dari lintasan yang rendah ke tinggi jika menyerap energi serta dari
lintasan yang tinggi ke rendah jika melepaskan energi
5) Model Atom Modern
- Elektron mengelilingi proton dalam lintasan tertentu
- Atom terdiri dari 3 partikel dasar yaitu proton, elktron dan neutron
- Proton dan neutron berada dalam inti atom
2. Partikel Dasar Penyusun Atom
Rumus susunan atom :
Jumlah proton (p) : P = Z
Jumlah neutron (n) : N = A - Z
Jumlah elektron (e) : e = p - q (muatan)
3. Isotop, Isobar dan Isoton
1) Isotop : Merupakan atom unsur yang sama, dimana jumlah proton dan elektronnya sama, tetapi jumlah neutronnya berbeda (nomor massa berbeda, tetapi nomor atomnya sama)
2) Isobar : Nomor atom berbeda, tetapi nomor massa sama
3) Isoton : Nomor atom berbeda, tetapi jumlah neutron sama








No comments:
Post a Comment